Penawaran Terbatas, GRATIS TISS!!!

template toko online blogger
Kami tahu, Anda tidak setiap hari membuka webstore ini. Sayang memang, jika ada informasi penting dan Anda terlewatkan justru pada saat tidak mengunjungi webstore ini. Untuk itu, kami menawarkan SOLUSI dengan berlangganan artikel atau informasi penting tentang DeuterIndonesia yang akan langsung masuk ke inbox email Anda. Gratis. Caranya pun gampang, tinggal masukkan email Anda dan aktivasi segera.

Enter your email address:

Delivered by FeedBurner

Setelah memasukkan email di atas, silahkan langsung aktifkan dengan cara meng-klik link yang dikirim ke email Anda. Jika tidak masuk ke inbox, coba dilihat dulu di spam untuk yahoo.com, atau bulk jika menggunakan gmail.com. Jangan khawatir, Anda bisa berhenti berlangganan kapan saja.

10.25.2014

DEUTER PROMO: Sambut Tahun Baru Islam 1436 H, Tas Deuter Turun Harga

Dear all,

Selamat Tahun Baru Islam 1436 H...yaa..

Untuk memeriahkan Tahun Baru Islam ini, kali ini kami menawarkan program promosi TAS DEUTER TURUN HARGA.


Trusss....

Apa saja TAS DEUTER yang Turun HARGA...??

Ini dia gan....


Okey, mungkin saja, postingan ini dibukanya via handphone sehingga kadang-kadang image/gambarnya tidak bisa terbuka secara sempurna. Solusinya berikut ini ya, pakai teks saja...mudah-mudahan bisa langsung terbaca.

= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = 
PROMO DEUTER TURUN HARGA
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Giga Rp.700.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.395.000
Carry Out Rp.450.000 TURUN HARGA MENJADI S Rp.270.000
Carry Out Rp.600.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.345.000
Roadway Rp.425.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.270.000

AppearRp.450.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.270.000
Attend Rp.450.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.270.000
Load Rp.650.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.370.000
Operate I Rp.900.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.495.000
Operate II Rp.950.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.520.000

Pannier Sling Rp.500.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.295.000
Pannier Rp.700.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.395.000

Compact Exp 10 SL Rp.800.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.445.000
Compact Exp 12 Rp.800.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.445.000
Compact Air Exp 8SL Rp.900.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.495.000
Road One Rp.600.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.345.000

Race Rp.550.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.320.000
Race x Rp.600.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.345.000
Superbike 14 Exp SL Rp.1.000.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.545.000
Trans Alpine 25 Rp.1.100.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.595.000
Trans Alpine Pro 24SL Rp.1.500.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.795.000

Zugspitze 20 SL Rp.650.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.445.000
Act trail 20 SL Rp.1.050.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.570.000
Act Trail 24 Rp.1.100.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.595.000
Act Trail 28 SL Rp.1.200.000 TURUN HARGA MENJADI Rp.645.000
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =

Sampai kapan ini PROMO:
  • Barang HABISS, atau...
  • Ada kebijakan KHUSUS, dan bisa saja, tiba-tiba PROMO ini DICABUT.

Jadi monggo yang dari kemarin nanyain PROMO TAS DEUTER, dimanfaatin yah ini kesempatan.
Buruan, jangan sampai kehabisan.

Masih mengharap DISKON LEBIH BESAR LAGI???
Mungkin adanya di event seperti PRJ, jadi ya mungkin sekali nanti pertengahan tahun depan.

Jadi gimana dong....
Yah sarannya sih...dimanfaatin saja promo yang jelas-jelas ada.

Yang mau tanya-tanya dan ORDER (hehehe ini yang diutamakan)...sila SMS/WA.

*)Disclaimer: Karena ini postingannya pas hari libur, mohon maklum slow respon. Biar cepat dan efisien gunakan format: seri apa+alamat kirim, jadi cukup sekali kirim SMS aja. Lebih hemat khan...




Read more...

7.06.2014

PROMO Tas DEUTER Diskon 50% Resmi DITUTUP!

Dear all..

Dengan ini diumumkan Promo Tas Deuter Great Sale Diskon 50% resmi berakhir.


Kami ucapkan banyak terima kasih kepada para pelanggan yang telah berkunjung di both Deuter di perhelatan tahunan Pekan Raya Jakarta 2014 yang berlangsung di Kemayoran hampir sebulan penuh.

Tidak lupa kami mohon maaf atas support yang kurang prima.

Dengan berakhirnya masa promo ini, mulai Senin, 7 Juli 2014, harga Tas Deuter kembali normal.

Sekali lagi terima kasih untuk kunjungannya.

Salam Deuter.

Read more...

6.13.2014

Inilah Pengalaman Berharga Buat Para Pendaki di Atas Kereta Api Jakarta-Malang

Dear all...

Kali ini mau posting sesuatu yang tidak berhubungan dengan jualan Tas Deuter ya.. apalagi mau promosi Tas Deuter Diskon 50%. Nggak kok..

Agak panjang dikit sih, tapi mudah-mudah gak bikin capek bacanya. Makanya bentuknya pointer-pointer aja yah... namanya juga pointer...ya.. biar langsung to the point.

  • Pada tahu khan, minggu terakhir di bulan Mei 2014 kemarin itu ada dua tanggal merah yang nyelip di antara hari-hari kerja. 
  • Ini artinya sasaran empuk buat para pekerja, karyawan kantoran, untuk rame-rame membooking tanggal-tanggal tersebut sebagai bagian dari rencana cuti, libur atau apalah istilahnya. 
  • Salah satu kesibukan jelang 'minggu' liburan itu tampak terlihat di St.Ps. Senen
  • Terlihat banyak sekali para pendaki hilir mudik dengan ciri khas-nya menyandang tas kerir yang tingi di punggung. Selidik punya selidik, mayoritas dari mereka ini akan melakukan perjalanan ekspedisi ke Gunung Semeru dengan menggunakan kereta api jurusan Jakarta-Malang, di mana si mimin juga punya rencana menggunakan kereta yang sama.
  • Tidak ada kejadian istimewa selama di perjalanan, hingga kereta berhenti di St. Pekalongan.
  • Terjadi keributan antara petugas kereta dengan salah satu anggota pendaki yang ketangkap basah merokok di atas kereta. Kejadiannya begitu cepat, karena kereta harus segera jalan lagi karena terikat dengan jadwal yang mengharuskan untuk itu. 
  • Singkat cerita, ternyata salah satu pendaki tadi kena sanksi diturunkan dari kereta dan tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan menggunakan kereta. Meski hanya satu orang yang kena sanksi, ternyata temen-temenya serombongan menunjukkan rasa setia kawan dengan memutuskan untuk ikut turun di St. Pekalongan.
  • Pelajarannya, dari kacamata si mimin lho ya.. Saat ini memang sedang terjadi revolusi pelayanan oleh pihak manajemen KAI. Sudah banyak terobosan dilakukan mulai dari kemudahan mendapatkan tiket dengan distribution channel yang beragam dan malah gak perlu harus ngantre di stasiun, hingga kenyamanan di atas perjalanan kereta dengan jaminan bagi seluruh penumpang mendapatkan tempat duduk dan memasang seluruh gerbongnya dengan AC. 
  • Untuk menciptakan kenyamanan di atas kereta, tentu saja tidak hanya berada di pundak internal manajemen KAI, tapi juga pihak eksternal, salah satunya yakni partisipasi seluruh penumpang. Apalagi sekarang manajemen KAI juga sudah tegas untuk melakukan sterilisasi di sepanjang jalur perjalanan, bebas dari PKL (pedagang kaki lima/asongan) di atas kereta, sehingga perjalanan pun kini menjadi lebih aman karena penumpangnya punya identitas yang jelas semua.
  • Sayangnya, salah satu yang tidak bisa dihindari adalah adanya problematika penumpang perokok. Buat perokok, perjalanan jauh memang menyiksa jika keinginannya untuk menghisap rokok tidak kesampaian. Namun aturan tetaplah aturan, dan jelas bahwa merokok di atas kereta itu terlarang. Dan inilah yang sedang ditegakkan oleh petugas KAI dalam insiden di atas. 
  • Dalam hal penegakan aturan ini, mari kita lihat secara jernih bahwa ini juga menjadi semacam 'taruhan' profesi bagi para crew yang bertugas di atas kereta, mulai dari masinis, pramugari/ra hingga Polsuska. Mereka ini menjalankan pekerjaannya menurut aturan SOP (standard operating procedure) dan kinerja mereka diatur berdasarkan KPI (key performance indicator). Salah satu SOP dan KPI-nya petugas kereta api, adalah menjalankan aturan yang sudah dibuat, termasuk di dalamnya adalah aturan larangan merokok bagi seluruh penumpang dan petugas di atas kereta. Denger-denger sih, di internal manajemen KAI sendiri, dalam setiap perjalanan jarak jauh suka ada inspeksi mendadak, dan kalau kedapatan petugas yang sedang dinspeksi ternyata tidak bisa menjalankan tugasnya dengan baik, resikonya mereka akan di-ground-it, tidak hanya oknum petugas sendiri, tapi semua petugasnya akan diganti, dan sanksi perusahaan sudah menunggu sebagai konsekuensinya.
  • Pelajaran buat para pendaki, juga menurut si mimin lho ya.., tidak bisa dipungkiri, buat sebagian pendaki, rokok mungkin sudah menjadi habit yang nggak bisa dipisahin. Masalahnya, bagaimana bisa menjaga kebiasaan ini dipadukan dengan aturan yang berlaku dan menghargai kepentingan orang banyak. Ada banyak pemberhentian di stasiun-stasiun yang bisa dimanfaatkan untuk menyalurkan 'hasrat' merokok tadi.
  • Kalo ada kesadaran begini, rasanya kok ya sama-sama enaklah. Katanya pingin negeri ini berubah lebih baik, ya...ayuk... mari dimulai dari mematuhi hal-hal kecil seperti aturan tidak merokok di atas kereta.
  • Kembali kepada si pendaki yang diturunkan di St. Pekalongan. Kalau sudah begini, hayo... siapa yang rugi. Jarak Pekalongan-Malang itu masih sangat juuauuuhh. Untuk naik kereta di belakangnya, sudah hampir tidak mungkin karena sekarang sistem tiketing sudah terintegrasi dengan baik, ndak bisa lagi beli tiket dadakan, apalagi mau mbayar di atas kereta. Gak jamannya lagi. (Khusus poin ini, jangan lakukan, yuk bantu kalo mau negeri ini tingkat korupsinya berkurang). Si mimin gak tahu sih crita kelanjutannya rombongan pendaki yang diturunkan tadi. 
  • Disclaimer satu: Tulisan ini tidak dimaksudkan untuk menyudutkan komunitas para Pendaki. Insiden ini bisa menimpa siapa saja, hanya lakonnya kali ini menimpa pendaki. Justru melalui tulisan inilah yuk mari belajar agar tidak terulang. 
  • Disclaimer dua: Si mimin minta maaf ya kalo tulisan ini kurang sreg buat temen-temen, ini hanya ajakan untuk lebih mawas diri dan menghargai kepentingan orang lain. 
  • Oya, PIALA DUNIA udah mulai tuh...gimana negara jagoan agan-agan semua? Selamat menikmati hajatan terbesar di dunia ya. Salam Deuter.

Read more...

  © Blogger templates Newspaper III by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP